Jalur Utama Metabolisme dan Xenobiotik
Jalur umum metabolisme dan jalur metabolisme xenobiotik adalah dua jalur metabolisme yang berbeda dalam tubuh manusia.
Jalur umum metabolisme adalah proses biokimia yang terjadi di dalam tubuh untuk mengubah zat-zat yang berasal dari makanan atau sumber energi lainnya menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Jalur ini melibatkan berbagai enzim dan reaksi kimia yang kompleks, termasuk glikolisis, siklus Krebs, dan fosforilasi oksidatif.
Sementara itu, jalur metabolisme xenobiotik melibatkan proses biokimia yang terjadi dalam tubuh untuk mengubah zat-zat yang tidak umum atau asing bagi tubuh, seperti obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri, menjadi bentuk yang dapat dieliminasi dari tubuh. Jalur ini melibatkan enzim-enzim yang disebut sitokrom P450 dan reaksi kimia lainnya yang berguna untuk mengubah struktur kimia dari zat asing menjadi lebih mudah untuk dieliminasi oleh tubuh, seperti melalui urin atau feses.
Ketika zat-zat asing masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh secara alami akan berusaha menghilangkan zat asing tersebut. Namun, dalam beberapa kasus, zat asing tersebut dapat terakumulasi dalam tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan, seperti keracunan atau gangguan fungsi organ. Oleh karena itu, jalur metabolisme xenobiotik penting untuk membantu tubuh menghilangkan zat-zat asing ini dengan efektif.
Link Youtube : https://youtu.be/hrgJ-sI6FYk
Disebutkan didalam vidio bahwa interaksi yang terjadi dengan merkuri itu lebih reaktif dibandingkan dengan interaksi dengan kadmium. Apa yang menyebabkan interaksi itu lebih reaktif ?
BalasHapusInteraksi yang terjadi dengan merkuri lebih reaktif dibandingkan kadmium dikarenakan adanya perbedaan elektronik dalam konfigurasi atomiknya. Merkuri memiliki struktur elektronik yang lebih tidak stabil, dengan kecenderungan untuk kehilangan elektron dan membentuk ikatan menjadi lebih mudah. Karena itulah, merkuri cenderung lebih reaktif dibandingkan kadmium.
HapusDividio disebutkan bahwa enzim yang teikat pada merkuri tidak aktif. Bagaimana mekanisme enzim tersebut dapat menjadi tidak aktif karena terikat pada merkuri?
BalasHapusKetika enzim terikat dengan merkuri, maka akan terjadi ikatan kimia antara merkuri dan residu aktif dalam enzim tersebut. Ikatan inilah yang dapat mengubah struktur tiga dimensi enzim dan akan mengganggu kemampuan enzim dalam berinteraksi dengan substrat secara efisien. Ikatan merkuri ini juga dapat menyebabkan kerusakan struktural pada enzim, lalu mengubah aktivitas katalitiknya secara signifikan. Sehingga menyebabkan enzim kehilangan kemampuannya untuk berfungsi dengan baik dan menjadi tidak aktif.
HapusDalam vidio disebutkan bahwa ikatan Hg dan Cd dengan ligan akan menghambat pembentukan enzim sehingga atp terganggu. Berdasarkan jurnal yang saya baca pembentukan ATP akan terganggu apabila terdapatnya ikatan kovalen antara enzim dengan logam, bagaimana itu bisa terjadi?
BalasHapusPembentukan ATP akan terganggu jika terjadi ikatan kovalen antara enzim dengan logam. Merkuri (Hg) dan Kadmium (Cd) merupakan salah satu unsur kimia logam berat. Sehingga ikatan kovalen antara Hg dan Cd dengan ligan/enzim dapat menyebabkan terganggunya pembentukan ATP. Ikatan kovalen antara logam berat dengan enzim ini dapat mengubah struktur enzim, mengganggu konformasi yang diperlukan untuk berinteraksi dengan substrat secara efisien. Sehingga enzim tidak dapat berfungsi dengan baik dalam mengkatalis reaksi yang menghasilkan ATP.
Hapus